Validasi Autoclave: Kualitas Uap

Kualitas uap pada autoclave adalah faktor penting dalam proses sterilisasi uap. Layaknya faktor lainnya seperti, waktu, suhu dan tekanan, kualitas uap adalah variabel kritis pada keberhasilan proses sterilisasi uap dan kemampuan pengulangan (repeatability). Kualitas uap sebaiknya menjadi bagian dalam validasi sterilisasi uap.

autoclave-validation

Kualitas uap didefinisikan sebagai aspek-aspek fisik terukur dari uap yang digunakan dalam proses sterilisasi. Aspek fisik ini meliputi suhu (superheat), kekeringan (kandungan air dalam kondisi cair), dan kandungan gas yang tidak terkondensasi (non-condensable gas, NCG).

Kualitas uap bukanlah pengukuran tingkat kemurnian isi uap.

Deviasi atau penyimpangan dari range yang ditentukan dari masing-masing aspek ini dapat menyebabkan isu-isu berikut:

  • Kemasan Basah, wet load
  • Lot yang rusak
  • Lot yang tidak steril
  • Kegagalan indikator baik biologi maupun kimia
  • Kerusakan dan korosi baik instrumen maupun kontainer pengemas.

Masing masing isu ini memiliki penyebab yang spesifik dan secara umum dapat diselesaikan.

Baca lebih lanjut

Petugas Laundry mengalami Penyakit Kulit?

Apakah petugas laundry pernah terkena penyakit kulit?

Apakah pasien pernah terkena penyakit kulit setelah rawat inap di rumah sakit?

388x210_psoriasis_vs_scabiesBilamana petugas laundry atau pasien rumah sakit terkena kudis (scabies) maka dimungkinkan pemrosesan linen di rumah sakit tidak benar

Baca lebih lanjut

Peningkatan Keselamatan Pangan, dengan Cuci Tangan dan Pengaturan Suhu

foodsafety-graphics-800px

Peneliti Universitas Negeri Kansas telah menemukan “komposisi rahasia” untuk meningkatkan keselamatan pangan di dapur. Komposisi rahasia ini adalah pengingat cuci tangan dan instruksi penggunaan thermometer daging dalam resep masakan.

Baca lebih lanjut

Event Related Sterility, menghilangkan waktu kadaluwarsa instrumen

Kebutuhan untuk mengatur biaya sangat diperlukan di rumah sakit dan khususnya di kegiatan pembedahan. Sebagai contoh kegiatan sterilisasi ulang karena peralatan kadaluwarsa, tentu saja sangat menghabiskan biaya untuk pencucian ulang, pengemasan ulang, dan sterilisasi ulang. Maka penjaminan kualitas berdasarkan event related mendapatkan penerimaan untuk meningkatkan cost saving.

ulcs730

Baca lebih lanjut

Praktek Injeksi yang Tidak Aman

sipc_yt

Unsafe Injection Practices, praktek injeksi yang tidak aman berjalan di seluruh dunia dan memberikan pasien resiko yang tidak perlu, peningkatan morbiditas maupun mortalitas. Terdapat banyak kejadian outbreak (angka infeksi meningkat 2 kali dari baseline), kluster infeksi, maupun infeksi sporadis dapat tidak diketahui karena manifestasi klinis dari pasien yang mendapatkan infeksi Hepatitis B maupun Hepatitis C dari praktek injeksi yang tidak aman memiliki efek ringan yang tidak menunjukkan keterkaitan dengan kegiatan injeksi.

Baca lebih lanjut

Disinfeksi Peralatan Non Kritis

Earle H Spaulding, membuat sistem klasifikasi yang berpengaruh pada proses dekontaminasi peralatan kesehatan berdasarkan resiko penggunaannya.

Peralatan Kritis, peralatan yang menyentuh jaringan steril atau sistem vaskuler harus dalam kondisi steril

Peralatan Semi Kritis, peralatan yang menyentuh membran mukosa atau kulit yang terbuka harus dilakukan proses disinfeksi tingkat tinggi yang membunuh semua mikroorganisme kecuali spora dalam jumlah besar

Peralatan Non Kritis, peralatan yang menyentuh kulit utuh membutuhkan disinfeksi tingkat rendah

Bagaimana proses disinfeksi lingkungan dan peralatan non kritis? akan disampaikan dalam tulisan berikut.

Baca lebih lanjut